You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Hewan Kurban Sakit dan Belum Cukup Umur di Temukan di Cempaka Putih Timur
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Hewan Kurban Sakit Ditemukan di Cempaka Putih

Petugas Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Pusat kembali menemukan hewan kurban sakit dan belum cukup umur di wilayah Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (7/9).

Yang sakit ada tujuh ekor kambing, diantaranya tiga ekor sakit mata, tiga ekor diare, satu ekor sakit kulit dan satu ekor belum cukup umur

Kepala Seksi Peternakan Sudin KPKP Jakarta Pusat, Hasudungan mengatakan, hari ini pemeriksaan dilakukan di lima lokasi di RW 02 Kompleks Rawakebo, Jalan Rawa Selatan, Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat. Hasilnya petugas menemukan tujuh ekor kambing sakit dan satu ekor kambing belum cukup umur.

"Yang sakit ada tujuh ekor kambing, di antaranya tiga ekor sakit mata, tiga ekor diare, satu ekor sakit kulit dan satu ekor belum cukup umur," kata Hasudungan, Rabu (7/9).

Pedagang Hewan Kurban di Trotoar akan Ditertibkan

Selanjutnya, sambung Hasudungan, hewan yang sakit langsung diobati oleh petugas. Sedangkan hewan yang belum cukup umur diberikan tanda dan lokasi penampungan hewan kurban yang telah diperiksa ditempel stiker.

"Hewan yang belum cukup umur kami pilok dan pedagang kami imbau untuk tidak menjual hewan tersebut," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2043 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1014 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye910 personFakhrizal Fakhri
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye905 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye789 personFakhrizal Fakhri